Selasa, 02 Februari 2016

Motif Batik Tradisional

Batik merupakan sebuah kesenian dan juga kebudayaan yang telah sangat melekat dalam kehidupan masyarakat jawa. Kesenian ini telah diturunkan dalam keluarga masyarakat jawa dan telah menjadi kesenian yang berkembang dalam keluarga masyarakat jawa. Motif batik yang berkembang dalam masyarakat jawa ini banyak yang merupakan motif batik dengan makna yang sangat dalam dan mempunyai makna yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat luas. Motif batik yang banyak dibuat oleh para keluarga masyarakat jawa ini pada umumnya merupakan motif yang memperlihatkan berbagai bentuk yang melambangkan kebudayaan masyarakat Jawa. Salah satu jenis motif batik yang banyak berkembang adalah baju batik yang memperlihatkan kehidupan dan juga budaya masyarakat jawa.  Motif batik tradisional yang dibuat oleh masyarakat pada masa lalu pada umumnya memiliki banyak motif yang memiliki bentuk dan juga makna yang dalam. Motif baju batik yang dibuat salah satunya adalah motif baju batik yang menggambarkan motif burung garuda. Motif dan juga pola batik ini menggunakan bentuk klasik dan juga banyak motif batik yang dibuat dengan bentuk tradisional. Kain batik yang memiliki bentuk motif burung garuda ini merupakan motif batik yang menjadi lambang dari bentuk burung garuda yang telah menjadi lambang dari bangsa Indonesia. Simbol dan juga bentuk dari burung garuda ini banyak yang muncul dalam motif baju batik karena kendaraan ini dalam cerita merupakan kendaraan yang dipakai dalam cerita rakyat. Simbol dan juga bentuk  burung garuda ini telah terkenal sejak zaman dahulu dan banyak dipakai dalam ukiran yang muncul dalam berbagai macam peninggalan sejarah. Salah satu lokasi peninggalan sejarah yang memiliki bentuk ukiran dan juga pola bentuk burung garuda adalah candi Dieng. Burung garuda ini merupakan salah satu burung yang dikenal sebagai kendaraan para dewa dalam agama Hindu. Dan pada masa dahulu kehidupan masyarakat Jawa banyak dipengaruhi oleh budaya hindu yang pernah berkembang secara luas di pulau jawa. Ukiran dengan bentuk Garuda ini banyak ditemui dalam berbagai macam situs sejarah masa lalu dan juga dalam berbagai macam bentuk dan pola batik yang dibuat oleh masyarakat Jawa.

Kamis, 07 Januari 2016

Seni Batik Padang

Batik di daerah Padang pada masa lalu merupakan kain yang dipakai sebagai perlengkapan dalam upacara adat yang dapat berupa selendang atau peci. Para datuak akan memakai kain batik ini sebagai selendang dengan melingkar kan kain batik ini pada leher mereka, sementara untuk kaum wanita akan memakai selendang ini sebagai selendang di bahu. Selama beberapa tahun yang lalu kain batik dengan motif dari daerah Padang ini cukup sulit untuk dapat ditemukan, namun saat ini kegiatan pembuatan baju batik ini telah mulai dikembangkan kembali. Batik dari kota Padang ini diharapkan dapat menjadi kain batik yang dikenal secara luas dan dapat dengan mudah ditemukan dan dibeli oleh para masyarakat yang menyukai nya dan juga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat baik itu di daerah Padang maupun di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu pihak yang berusaha dengan kuat untuk dapat meningkatkan kembali pamor dari batik tanah liek ini adalah Ranah Minang Inaaya yang merupakan sebuah perusahaan yang memiliki toko batik khas Padang di daerah ini. Motif batik yang dibuat di daerah Padang ini memiliki ciri yang unik dan juga tentu saja khas dari wilayah mereka baik itu dari segi corak maupun dari pemilihan warna untuk kain dan motif batik nya. Media yang dipakai untuk dasar warna kain adalah tanah liat yang dipakai sebagai bahan untuk merendam kain yang belum memiliki pola. Proses merendam kain dalam larutan tanah liat ini pada umumnya dilakukan selama satu hari sehingga dapat mendapatkan ketahanan warna tanah yang menjadi satu dengan kain. Setelah proses merendam kain tersebut maka kain tersebut selanjutnya akan dicuci hingga bersih. Para pembuat batik di kota Padang ini pada umumnya menggunakan warna hitam, warna kuning dan juga warna merah ungu yang merupakan warna yang disukai oleh masyarakat daerah tersebut. Selain itu warna yang terbatas itu juga karena proses pembuatan warna mereka yang menggunakan tanah liat sehingga warna yang dapat muncul menjadi sangat terbatas. Batik yang dibuat oleh masyarakat kota Padang ini juga banyak yang menggunakan warna alam dan juga saat ini banyak yang menggunakan warna sintetis untuk membuat warna pada batik mereka.

Kamis, 31 Desember 2015

Motif Baju Batik Kudus

Kain batik yang dibuat oleh para seniman baju batik asli dari kota ini atau disebut juga seniman batik pribumi ini banyak mendapatkan pengaruh dari budaya yang ada di daerah dan juga wilayah kota Kudus. Selain itu motif batik kota Kudus ini merupakan motif batik dengan jenis batik pesisir. Namun tidak seperti motif batik pesisir lainnya yang hanya mengandalkan keindahan bentuk motif saja, seni pembuatan batik di kota ini juga ternyata memiliki arti dan juga makna pada beberapa motif batik nya. Batik di kota Kudus ini ada beberapa yang memiliki makna dan arti khusus sehingga motif tersebut memiliki acara tertentu yang menjadi tempat kain batik atau baju batik tersebut dipakai. Beberapa motif baju batik khas kota Kudus ini ada yang memiliki makna khusus yang membuat mereka hanya dipakai untuk acara tertentu seperti upacara pernikahan  yang menggunakan motif batik busana kelir, motif burung merak. Selain itu motif batik kota Kudus ini ada juga yang memperlihatkan kekuatan Budaya Islam dalam masyarakat Kota Kudus. Motif batik ini pada umumnya memiliki bentuk kaligrafi dan juga sejarah walisongo yang ada di daerah ini yaitu yang dikenal dengan nama Sunan Kudus dan juga Sunan Muria. Motif baju batik yang memiliki pengaruh dari budaya agama Islam ini banyak ditemui tumbuh dan berkembang di beberapa wilayah kota Kudus seperti di sekitar wilayah Sunan Kudus dan juga di daerah kudus Kulon. Selain itu ada juga jenis batik Kudus yang dibuat oleh masyarakat Keturunan Cina. Batik Kudus yang dibuat oleh seniman batik dari keturunan bangsa Cina ini memiliki ciri khas dengan motif batik yang halus dan juga rumit. Selain itu motif baju batik ini di desain dengan menggunakan warna sogan dan dibuat dengan motif batik parang, motif batik dengan bentuk tombak dan juga motif batik tradisional yang sangat terkenal yaitu motif batik Kawung. Batik yang dibuat oleh masyarakat Keturunan ini banyak digabungkan dengan berbagai bentuk rangkaian motif bunga, motif batik dengan bentuk hewan kupu-kupu dan berbagai macam ragam hias lainnya yang membuat motif baju batik ini menjadi tambah indah dan juga menawan.

Rabu, 23 Desember 2015

Batik Khas Ponorogo

Motif Bledhak Merak
Batik dengan corak khas yang memperlihatkan bentuk merak dan reog adalah ciri dari motif batik yang berasal dari kota Ponorogo yang berada di wilayah Jawa Timur. Batik di daerah Ponorogo ini telah ada sejak zaman perkembangan agama Islam dan juga kerajaan di tanah jawa pada masa lalu. Seni baju batik di wilayah ini pernah menghilang dan sangat susah dijumpai di pasaran. Hal ini terjadi ketika seluruh kabupaten di daerah Jawa Timur ini membuat kain batik tulis dengan motif batik khas mereka sendiri. Daerah Ponorogo pada masa lalu sebenarnya merupakan  salah satu kota yang menjadi bukti kejayaan batik di Indonesia di masa lalu. Pada sekitar tahun enam puluhan hingga tahun delapan puluhan daerah Ponorogo ini telah memiliki sangat banyak seniman batik dan hampir mencapai jumlah tujuh  ratus lima puluh seniman batik. Para seniman batik di kota Ponorogo ini bernaung dalam dua koperasi besar yang menjadi pusat ekonomi bagi para seniman batik di daerah ini. Koperasi ini adalah dua koperasi yang hanya khusus untuk mengurus para seniman dan juga pengusaha dalam bidang batik. Kebesaran dan juga kejayaan industri baju batik di wilayah Ponorogo ini dapat terlihat dengan banyaknya bangunan tua yang ada di daerah ini. Industri batik di daerah Ponorogo ini pada zaman dahulu berada di beberapa daerah seperti di wilayah Kauman, Desa Ronowijayan, Mangunsuman, Kertosari dan daerah Setono dan masih ada beberapa desa pusat pembuatan batik lain di Ponorogo. Kejayaan batik di daerah ini mulai mengalami penurunan yang drastis dengan masuknya kain motif batik yang dibuat dengan cara printing. Banyak pengusaha batik yang pada masa itu kemudian harus menutup toko mereka dan kemudian mengerjakan pekerjaan yang lain. Batik di wilayah Ponorogo ini mulai kembali mendapatkan dorongan ketika adanya pengakuan akan keistimewaan batik Indonesia dari dunia. Dengan ini keindahan batik tulis mulai kembali banyak yang mencari dan permintaan akan batik tulis mulai kembali meningkat seiring dengan bertambahnya pengetahuan masyarakat akan kualitas dari seni batik tulis.

Jumat, 18 Desember 2015

Batik Masyarakat Indramayu

Motif Kembang Gunda
Keindahan motif batik Indramayu telah cukup terkenal dan memiliki banyak peminat dari berbagai macam kalangan. Para seniman batik di Indramayu saat ini telah mengembangkan berbagai macam motif batik yang mereka miliki baik itu berasal dari sebuah motif batik baru, atau bisa juga membuat motif batik yang berasal dari batik tradisional dan juga merupakan motif batik modern. Keindahan motif batik Indramayu saat ini juga bertambah dengan motif batik abstrak yang mereka ciptakan yang merupakan motif baju batik yang muncul dari perkembangan antara motif baju batik tradisional ke motif batik modern. Dalam motif batik Indramayu ini tidak banyak memiliki makna dan juga nilai filosofis seperti yang ada pada motif baju batik pesisir pada umumnya. Para seniman batik pesisir ini pada umumnya hanya membuat motif batik seperti layaknya mereka menggambar dan tidak memiliki kandungan makna dan juga filosofis seperti yang dibuat oleh para seniman batik keraton yang memiliki banyak makna dan juga tujuan untuk membuat motif batik tertentu seperti untuk keluhuran dan juga kebaikan nilai hidup. Motif baju batik yang dibuat oleh para seniman batik di Indramayu ini memang lebih bermain kepada keindahan motif dan juga penggunaan warna batik yang cerah yang membuat baju batik buatan mereka menjadi sangat menarik di mata konsumen. Batik adalah sebuah produk yang mereka jual belikan dan merupakan sebuah komoditas yang dibuat untuk dapat memenuhi dan juga mengikuti selera masyarakat luas. Selain itu pada umumnya kain dan baju batik yang dibuat di wilayah pesisir seperti di daerah Indramayu ini dibuat dalam waktu yang singkat dan cepat sehingga dapat segera sampai ke konsumen batik. Batik dari daerah Indramayu ini penjualannya telah berhasil juga menembus pasar internasional selain juga telah dipasarkan di berbagai wilayah di Indonesia. Hasil karya batik para seniman di daerah ini pada umumnya akan dijual dan dipasarkan di beberapa negara timur tengah dan juga dapat kita temui di daerah eropa seperti di negara Inggris dan juga dijual di negara Perancis. Peran pemerintah dalam perkembangan batik di Indramayu ini juga sangat besar dan salah satunya adalah membuat seragam batik dengan motif khas Indramayu sebagai seragam para pegawai negeri sipil di wilayah mereka.

Minggu, 13 Desember 2015

Motif Batik Khas Lampung

sanggi.net
Motif batik yang dibuat oleh masyarakat Lampung telah mengalami perkembangan yang sangat baik dan motif batik ini merupakan jenis motif yang diambil dari berbagai motif yang terdapat pada permukaan kain tradisional masyarakat Lampung. Motif batik Lampung yang merupakan motif batik yang berasal dari hasil pengembangan motif kain tradisional banyak kita jumpai diantaranya adalah motif gamolan, motif batik siger, motif batik kupu-kupu dan juga motif batik gajah. Beberapa motif ini merupakan sebuah bentuk pengembangan motif batik dan juga budaya yang saat ini dibuat dalam bentuk sebuah kain dengan motif batik. berbagai motif batik ini seperti juga wilayah lain, adalah motif yang mengangkat kebudayaan daerah Lampung ini dalam permukaan kain batik nya. Dengan adanya perkembangan dalam dunia busana dan juga adanya perubahan budaya dari budaya lama yang berkembang menjadi budaya modern, seni pembuatan kain batik telah mengalami banyak pengembangan baik dari segi desain dan juga dari segi motif batik yang dibuat oleh para seniman batik di wilayah ini. Motif batik lampung yang banyak dibuat saat ini adalah motif batik dengan gaya kontemporer tetapi tetap menggunakan kebudayaan dari masyarakat Lampung sebagai ciri khasnya. Motif batik yang menggunakan budaya daerah ini membuat baju batik yang ada di Lampung ini tetap memiliki makna dan juga mengandung makna filosofis dalam motif batik buatan para seniman nya. Dengan begitu masyarakat Lampung tetap dapat merasakan kebanggaan terhadap budaya mereka sendiri dengan menggunakan baju batik yang memiliki ciri khas dari wilayah mereka. Salah satu motif batik tradisional Lampung yang hingga saat ini masih tetap ada dan di suka adalah motif batik sembagi. Motif batik ini adalah motif batik asli dari daerah lampung yang telah menjadi kain yang dipakai untuk adat dan telah menjadi kain khusus dalam adat yang dipakai sebagai kain yang menutupi mayat. Batik dengan motif sembagi ini merupakan kain untuk menutupi mayat yang memiliki bentuk motif dengan warna yang khusus yaitu warna gelap. Sementara untuk batik dengan warna terang merupakan jenis motif batik yang lebih banyak dipakai untuk busana dan juga dijadikan sebagai baju batik. Motif batik sembagi ini banyak juga yang dikembangkan oleh para seniman batik daerah ini dengan menciptakan motif batik sembagi belando dan juga sembagi sekebar. Batik dari daerah lampung ini dapat kita lihat memiliki ciri khas bentuk bunga kaca piring kemudian sepedundung dan beberapa ciri khas lainnya.

Senin, 07 Desember 2015

Motif Batik Blora

bappedablora.blogspot
Batik yang berkembang dan dibuat oleh masyarakat di kabupaten Blora ini pertama kali diperkenalkan kepada publik pada tahun 2008. Pada tahun tersebut juga memperkenalkan sebagai sebuah simbol dari keindahan alam dan juga potensi wilayah Blora yang hampir empat puluh persen dari wilayahnya merupakan kawasan hutan jati. Perkembangan batik di wilayah ini dilanjutkan pada tahun dua ribu sembilan ketika Pemda setempat membuat batik dengan desain mustika yang memperlihatkan keindahan dan juga ciri khas yang ada di wilayah Blora ini. Kabupaten Blora ini merupakan sebuah wilayah yang cukup terkenal dengan beberapa hal yang kemudian menjadi bagian dari motif batik khas kabupaten Blora. Ciri khas kota Blora ini dapat kita lihat pada berbagai macam motif baju batik seperti motif batik dengan kilang minyak, kemudian motif batik barongan, motif batik tayub, motif batik satai, motif batik sedulur sikep atau Samin, motif batik daun jati, motif batik alur jati, motif panen lombok, motif batik tunggak semi, motif batik yang memperlihatkan bentuk pompa minyak, selain itu ada juga motif batik dengan gambar jual satai, ada juga motif batik dengan bentuk daun kering, motif  batik yang seperti daun gugur, dan masih banyak motif batik lain yang menjadi ciri khas kota Blora ini. Daerah Blora ini memang cukup terkenal dengan hasil bumi yang mereka miliki seperti minyak dan juga gas bumi, sehingga motif batik ini menjadi ciri khas dari kota ini. Selain itu ada juga motif batik yang memperlihatkan bentuk barongan yang merupakan sebuah kesenian lokal yang berusaha untuk dilestarikan dan motif lain seperti satai adalah sebuah motif yang memperlihatkan bahwa satai adalah makanan khas dan juga cukup terkenal di daerah Blora ini. Motif baju batik yang dibuat oleh para seniman batik dari kota Blora ini memang terkenal dengan batik yang sangat kuat dengan kebudayaan lokal daerah mereka. Bentuk motif dengan budaya yang unik inilah yang pada akhirnya membuat motif baju batik dari Blora ini menjadi sangat unik.