Minggu, 13 Maret 2016

Motif Batik Kota Blitar



Kesenian batik Blitar saat ini telah semakin dikenal dan juga makin diminati oleh masyarakat luas. Seni batik yang ada di daerah Blitar ini sebenarnya memiliki cerita sejarah yang panjang namun seni ini baru dikenal secara luas kembali pada sekitar tahun 2012. Motif batik tulis khas Blitar ini menarik minat banyak orang karena selain memiliki kandungan nilai budaya yang sangat tinggi, seni batik di daerah ini juga memiliki nilai estetika yang sangat tinggi. Motif dan juga model baju batik dari daerah Blitar ini memiliki bentuk yang unik dan juga memiliki ciri khas yang membuat motif batik dari daerah ini memiliki perbedaan dengan motif baju batik yang berasal dari daerah lainnya. Seni batik tulis yang ada di daerah Blitar ini mengalami perkembangan yang cukup pesat dengan muncul nya puluhan motif baju batik dan beberapa dari motif batik tersebut cukup banyak yang sangat laris dan sangat dicari oleh masyarakat luas. motif batik tersebut diantaranya adalah motif batik tulis daun lembo, singo barong, dan motif batik lainnya. Motif batik yang dapat kita temui di wilayah Blitar ini diantaranya adalah motif batik singo barong. Motif batik ini memiliki bentuk dari pakaian adat masyarakat dari wilayah ini ketika mereka akan maju ke medan perang. Dengan menggunakan motif baju batik yang bernama motif batik Singo barong ini, sang pemakai diharapkan akan mengeluarkan aura wibawa yang tinggi dan memiliki sifat kepemimpinan yang baik untuk diterapkan dalam berbagai perusahaan atau organisasi yang ada. Motif batik dengan pola Singo barong ini merupakan motif batik yang umum dipakai oleh para pemimpin di kota Blitar baik itu di pemerintahan maupun di berbagai perusahaan swasta. Motif batik Sido Mulyo adalah motif batik selanjutnya yang dapat kita jumpai di daerah Blitar. Moti batik ini merupakan sebuah simbol dari pakaian batik yang memperlihatkan adat masyarakat timur. Motif batik ini mengandung makna jiwa kepemimpinan yang mulai dan merupakan motif batik yang mengandung norma hukum dan juga budi yang luhur yang diharapkan dapat menjadi panutan bagi banyak orang.

Rabu, 09 Maret 2016

Pola Batik Klasik



Seni batik adalah keindahan bentuk pola yang dibuat dengan teknik khusus. Berbagai macam motif batik ini memiliki berbagai macam makna yang berbeda. Batik Cuwiri adalah motif baju batik yang memakai zat warna soga alam dan motif batik ini pada umumnya dipakai sebagai kemben dalam acara mitoni motif batik ini memiliki arti kecil-kecil dan juga memiliki harapan agar orang yang memakainya dapat menjadi orang yang terhormat. Motif batik keraton adalah motif baju batik yang merupakan cikal bakal dari berbagai macam motif baju batik yang ada di Indonesia. Motif batik keraton ini memiliki makna yang baik dan pada masa lalu, seni pembuatan batik keraton ini dilakukan oleh para putri keraton dan juga para seniman batik ahli yang ada di dalam lingkungan keraton. Motif batik lainnya dari pulau Jawa adalah motif batik sekar jagad yang merupakan motif yang memiliki makna kecantikan dan juga keindahan. Motif batik ini memiliki keindahan yang akan membuat orang lain terpesona. Selain itu motif batik ini juga memberikan lambang keragaman yang ada di seluruh dunia. Jenis batik lainnya adalah motif batik pringgodani. Nama ini berasal dari lokasi tempat tinggal gatotkaca yang merupakan seorang tokoh pewayangan yang terkenal. Motif batik ini biasanya akan dibuat dengan menggunakan warna gelap dan motif batik nya memiliki bentuk sulur-suluran kecil yang diselingi dengan bentuk naga. Motif batik selanjutnya adalah motif batik kawung. Motif ini memiliki bentuk bulatan yang mirip dengan buah kawung. Bentuk pola yang ada pada permukaan kain batik ini ditata dengan rapi dan berbentuk geometris. Motif batik kawung ini pada umumnya diberi nama berdasarkan besar atau kecilnya bentuk bulat lonjong yang terdapat pada motif batik tersebut. Motif batik selanjutnya adalah motif batik sida luhur yang merupakan motif batik yang memiliki banyak jenis motif lagi. Motif batik ini memiliki harapan agar apa pun yang diinginkan dapat cepat terkabul. Motif batik sida luhur ini juga sebagai harapan agar dapat mencapai kedudukan yang tinggi dan dapat menjadi panutan yang baik bagi masyarakat.

Batik Indah Indonesia



Ragam batik di Indonesia ini sangat memiliki banyak macam. Dari ujung ke ujung, seni batik ini telah memiliki bentuk dan pola khas masing-masing daerah. Pulau Madura merupakan salah satu pulau yang terkenal dengan garam dan juga kesenian karapan sapi yang ada dalam budaya masyarakat daerah ini. Selain itu pulau Madura ini juga memiliki kerajinan batik yang khas dan juga merupakan salah satu jenis batik yang sangat dicari oleh para kolektor. Batik tulis yang dibuat di daerah Madura ini memiliki ciri khas yang sangat kuat dalam karakternya dan menggunakan jenis warna yang bebas seperti warna merah, kuning dan juga hijau muda. Motif batik Madura ini mungkin telah mencapai ribuan dan merupakan salah satu jenis batik yang paling dikenal di berbagai pasar batik baik di Indonesia maupun di wilayah mancanegara. Selain itu di daerah lain di luar pulau Jawa, seni batik juga dapat kita jumpai di wilayah Minangkabau yang berada di pulau sumatera. Proses pembuatan model baju batik di daerah minangkabau ini agak berbeda dengan pembuatan batik lainnya. Di daerah ini pembuatan batik menggunakan bantuan tanah liat untuk merendam kain yang akan dibuat menjadi batik. Proses merendam kain bersama tanah liat ini pada umumnya dilakukan selama seminggu. Setelah proses tersebut maka kain akan diberi warna alami yang berasal dari berbagai macam tumbuhan sesuai dengan bentuk motif dan juga pola batik yang sedang dikerjakan. Motif batik ini disebut dengan motif batik tanah liat. Beberapa motif batik tradisional nya adalah motif batik kuda laut dan juga motif batik burung hong. Seni batik yang berkembang di daerah ini diperkirakan dibawa oleh para pedagang Cina yang sedang dalam rangka dagang ke daerah Minangkabau. Namun selain motif batik liat yang kental dengan budaya Cina, ragam hias batik dengan budaya minangkabau juga banyak dibuat seperti motif batik siriah dalam carani, motif batik kaluak paku dan motif batik yang lainnya.

Minggu, 06 Maret 2016

Baju Batik Encim



Motif batik encim merupakan jenis batik yang cukup populer di masa lalu. Motif batik ini berasal dari kata cici yang merupakan panggilan kepada kakak perempuan di dalam masyarakat Cina. Karena pergaulan maka kata ini mengalami perubahan menjadi kata encim yang membuat pada zaman dahulu para masyarakat pribumi sering menyebut para wanita kebangsaan Cina dengan panggilan encim. Batik encim ini merupakan batik yang mendapatkan pengaruh dari kebudayaan masyarakat Cina dan pada zaman dahulu merupakan kain batik yang sering dipakai oleh para wanita dengan menggunakan kain sarung dan di pasang kan dengan kebaya encim. Motif batik encim ini pada umumnya menggunakan bentuk pola dengan gambar bunga dan menggunakan warna yang cerah dan para umumnya dibuat dengan banyak jenis warna. Batik encim ini cukup banyak disukai dan saat ini sejalan dengan perkembangan dunia busana, kain batik encim ini tidak lagi hanya berupa sarung namun telah dibuat menjadi berbagai macam produk busana lainnya dan juga berbagai macam kerajinan yang indah. Warna yang dipakai pada motif baju batik encim ini memiliki ciri khas tersendiri dan memiliki kesan yang kalem dan memberikan ketenangan dan juga nyaman. Motif batik encim ini memiliki kesan klasik namun menjadi sangat anggun jika dipadukan dengan berbagai motif kebaya yang indah. Sejak zaman dahulu hingga saat ini telah banyak pengusaha yang membuat motif batik encim, pada zaman dahulu ada seorang pengusaha baju batik encim yang sangat terkenal yaitu Oei Soe Tjun dan dalam perjalanannya seni batik encim ini dilanjutkan oleh Liem Poo Hien. Konon, berdasarkan cerita yang ada ketika masa penjajahan zaman Belanda para masyarakat keturunan TiongHoa ini banyak yang menggunakan batik encim dan kebaya dalam kehidupan harian mereka. Namun saat ini pemakaian baju jenis ini sudah cukup jarang walaupun begitu motif batik encim ini masih terus dibuat dan masih memiliki banyak penggemar. Seni pembuatan batik encim ini telah berkembang dan telah dibuat dengan menyesuaikan dengan keinginan masyarakat luas sehingga motif baju batik ini menjadi terlihat modern dan menawan.

Jumat, 04 Maret 2016

Motif Baju Batik Banyuwangi

Motif baju batik yang menjadi ciri khas masyarakat Banyuwangi adalah motif baju batik gajah uling yang jika kita telusuri merupakan motif batik yang memiliki makna maha besar. Gajah adalah seekor hewan yang memiliki bentuk tubuh sangat besar sementara uling bisa juga merupakan kata yang memiliki makna ingat. Jadi dapat disimpulkan bahwa motif baju batik gajah uling ini dapat memiliki makna bahwa kita dan seluruh umat manusia harus selalu ingat dengan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Seni batik dengan motif baju batik gajah uling ini telah ada sejak lama di daerah Banyuwangi namun hingga saat ini belum ada kesepakatan apa yang menjadi dasar filosofi dari motif batik gajah uling ini sehingga setiap seniman baju batik ini memiliki keyakinan masing-masing tentang keberadaan dari motif batik Banyuwangi ini. Salah satu pengusaha baju batik yang terkenal di daerah Banyuwangi ini adalah Soedjojo. Motif baju batik gajah uling yang dibuat oleh sanggar batik soedjojo ini dapat kita sebut sebagai motif baju batik yang memiliki bentuk konvensional dan merupakan motif batik yang sesuai dengan pakem dari motif batik gajah uling tersebut. Sehingga motif batik yang dibuat oleh Sayu Wiwit ini merupakan bentuk motif batik yang memperlihatkan bentuk wajah dari gajah uling dengan sangat jelas. Dan selain itu dalam hal warna banyak yang menggunakan warna kain dengan latar putih. Seniman batik di sanggar ini memiliki pendapat bahwa seni batik khas dari daerah Banyuwangi memang sudah seharusnya menggunakan warna dasar putih dalam seni batik mereka. Saat ini sanggar batik Sayu Wiwit ini telah memiliki jumlah pekerja sekitar dua puluh lima hingga tiga puluh orang. Pasar utama dari seni batik Sayu Wiwit ini adalah  para pelajar dan juga para karyawan yang ada di daerah Banyuwangi. Selain itu ada juga sanggar batik Virders yang dimiliki oleh Suyadi. Sanggar batik ini terletak di desa Simbar dan juga di kecamatan Cluring. Seni motif baju batik yang dibuat di sanggar ini merupakan motif batik yang disebut sebagai motif batik gajah uling yang dikembangkan dengan baik sehingga dapat mengikuti perkembangan pasar. Hal ini membuat motif batik yang dibuat oleh para seniman batik di sanggar ini terlihat lebih dinamis dan menyesuaikan dengan motif batik modern.

Kamis, 11 Februari 2016

Motif Batik Petani

Keindahan baju batik Indonesia telah dikenal secara luas dan saat ini telah menjadi sebuah busana dan juga baju yang dapat dipakai kapan saja dan oleh siapa pun. Pada masa lalu hal ini mungkin sebuah hal yang tidak mungkin dilakukan karena batik merupakan sebuah kesenian yang dimiliki oleh keraton dan merupakan pakaian para Raja dan juga para kerabatnya. Batik pada masa lalu tidak dapat dipakai oleh orang biasa dan memiliki banyak aturan yang harus dipatuhi dalam pemakaian motif batik tertentu. Namun sejalan dengan waktu batik mulai dikenal oleh para penduduk di luar keraton namun karena adanya larangan untuk beberapa motif batik tertentu maka para penduduk dan pembuat baju batik yang berasal dari luar keraton ini membuat motif baju batik milik mereka sendiri. Motif baju batik petani merupakan motif batik yang menjadi motif yang dibuat oleh para ibu rumah tangga ketika mereka sedang tidak sibuk dalam mengerjakan sawah. Batik petani ini adalah motif batik yang disebut juga sebagai batik pedesaan atau ada juga yang menyebut sebagai batik pangan. Motif batik ini merupakan motif baju batik yang kerap digunakan oleh para petani pada zaman dahulu. Motif baju batik yang dipakai oleh motif batik petani ini pada umumnya merupakan pengembangan dari motif batik yang berasal dari keraton yang diubah sedemikian rupa oleh para seniman batik ini. Penambahan berbagai bentuk ragam hias yang berasal dari bentuk yang ada di sekitar mereka seperti pola tumbuhan dan hewan menjadikan motif batik ini menjadi berbeda dan dapat dipergunakan secara bebas oleh masyarakat umum. Selain memberikan tambahan ragam hias tumbuhan dan juga hewan dalam motif batik, para seniman juga banyak menggunakan bentuk kegiatan masyarakat dan juga kegiatan mereka dalam hal bertani sebagai motif baju batik yang dibuat oleh para seniman di daerah ini. Batik petani ini pada umumnya memiliki tekstur yang kasar dan juga memiliki bentuk yang tidak halus. Motif batik petani ini merupakan motif batik yang telah diwariskan secara turun temurun di suatu daerah dan menjadi motif batik khas daerah tersebut. Motif batik petani ini memiliki ciri bentuk yang sederhana, hal ini disebabkan salah satunya adalah para pembuatnya tidak memiliki keterampilan yang cukup baik untuk membuat batik dengan pola yang rumit. Batik petani ini juga merupakan batik yang dikerjakan tidak secara serius sehingga motif batik yang tercipta tidak terlalu rumit.

Selasa, 02 Februari 2016

Motif Batik Tradisional

Batik merupakan sebuah kesenian dan juga kebudayaan yang telah sangat melekat dalam kehidupan masyarakat jawa. Kesenian ini telah diturunkan dalam keluarga masyarakat jawa dan telah menjadi kesenian yang berkembang dalam keluarga masyarakat jawa. Motif batik yang berkembang dalam masyarakat jawa ini banyak yang merupakan motif batik dengan makna yang sangat dalam dan mempunyai makna yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat luas. Motif batik yang banyak dibuat oleh para keluarga masyarakat jawa ini pada umumnya merupakan motif yang memperlihatkan berbagai bentuk yang melambangkan kebudayaan masyarakat Jawa. Salah satu jenis motif batik yang banyak berkembang adalah baju batik yang memperlihatkan kehidupan dan juga budaya masyarakat jawa.  Motif batik tradisional yang dibuat oleh masyarakat pada masa lalu pada umumnya memiliki banyak motif yang memiliki bentuk dan juga makna yang dalam. Motif baju batik yang dibuat salah satunya adalah motif baju batik yang menggambarkan motif burung garuda. Motif dan juga pola batik ini menggunakan bentuk klasik dan juga banyak motif batik yang dibuat dengan bentuk tradisional. Kain batik yang memiliki bentuk motif burung garuda ini merupakan motif batik yang menjadi lambang dari bentuk burung garuda yang telah menjadi lambang dari bangsa Indonesia. Simbol dan juga bentuk dari burung garuda ini banyak yang muncul dalam motif baju batik karena kendaraan ini dalam cerita merupakan kendaraan yang dipakai dalam cerita rakyat. Simbol dan juga bentuk  burung garuda ini telah terkenal sejak zaman dahulu dan banyak dipakai dalam ukiran yang muncul dalam berbagai macam peninggalan sejarah. Salah satu lokasi peninggalan sejarah yang memiliki bentuk ukiran dan juga pola bentuk burung garuda adalah candi Dieng. Burung garuda ini merupakan salah satu burung yang dikenal sebagai kendaraan para dewa dalam agama Hindu. Dan pada masa dahulu kehidupan masyarakat Jawa banyak dipengaruhi oleh budaya hindu yang pernah berkembang secara luas di pulau jawa. Ukiran dengan bentuk Garuda ini banyak ditemui dalam berbagai macam situs sejarah masa lalu dan juga dalam berbagai macam bentuk dan pola batik yang dibuat oleh masyarakat Jawa.